Konveksi Tas Bandung | 081910611512

Jenis Bahan Tas Ransel

Jenis Bahan Tas Ransel

 

Anda masih kebingungan mencari Jenis Bahan Tas Ransel ?

Konveksitasbandung.com akan memberi sedikit penjelasan mengenai jenis bahan yang sering digunakan tas ransel. Berikut penjelasannya

Terdapat banyak jenis bahan yang digunakan untuk pembuatan tas ransel, dan itu bisa menjadi salah satu pertimbangan ketika seseorang akan membuat sebuah tas. Karena sifat dan kekuatan masing-masing jenis bahan tas berbeda.

Maka Anda yang ingin membuat tas ransel musti bijak dalam memilih dan harus mengetahui Jenis Bahan Tas Ransel yang cocok digunakan untuk pembuatan tas ransel. Sesuai desain dan tujuannya, tas ransel dirancang atau dibuat sedemikian rupa untuk memudahkan seseorang dalam membawa sejumlah barang. Jika barang yang dibawa cukup banyak dan berat, tentunya kita harus menggunakan jenis bahan yang kuat. Sedangkan jika hanya untuk membawa barang yang ringan atau hanya untuk bergaya saja, maka faktor kekuatan bahan bisa saja diabaikan.

Pemilihan jenis bahan dalam pembuatan tas biasanya dilatar belakangi oleh beberapa alasan seperti faktor budget, kualitas, dan kekuatannya. Yuk mari kita simak beberapa info mengenai bahan yang sering digunakan untuk pembuatan tas :

1. Bahan Dinier / Dinir

Tas dengan jenis bahan dinier sering disebut sebagai tas yang memiliki karakter bahan lembut dan fleksibel namun sangat kuat. Selain itu, dengan adanya lapisan anti air supaya tidak masuk ke dalam tas.

Tas berbahan dinier sering digunakan untuk pembuatan tas sekolah, tas seminar, tas laptop, tas goodie bag, tas grosiran dan masih banyak lagi

Perlu diketahui, bahwa bahan dinier terdiri atas berbagai jenis dan tingkat kualitas serta harga. Dengan demikian pilihannya menjadi sangat banyak. Tak heran kalau dinier menjadi salah satu bahan tas yang paling populer dan banyak digunakan.

Jenis bahan dinier yang populer diantaranya Dinier 300D, Dinier 420D, Dinier 600D, Dinier 1680D, dan Dinier 1682D ada juga Dinier 1000D yang cocok digunakan untuk tas militeran.

Dinier 300D, Dinier 420D, dan Dinier 600D merupakan bahan yang biasa digunakan untuk membuat tas kelas bawah dan menengah. Banyak digunakan karena harganya yang relatif murah tetapi tetap menghasilkan tas yang memiliki kekuatan yang baik.

Sedangkan jenis Dinier 1680D, Dinier 1682D, dan Dinier 1000D kualitasnya lebih bagus dibandingkan dengan 300D, 420D, atau 600D. Perbedaanya terlihat pada kelenturan dan tekstur bahan. 1680D dan 1682D lebih lentur dan halus. Dan apabila sudah berbentuk tas, maka tas yang sudah dibuat akan terlihat lebih menarik dan bagus tentunya makin kuat.

2. Bahan Cordura

contoh tas bahan cordura

Bahan cordura juga merupakan salah satu bahan yang cukup umum untuk pembuatan tas ransel. Sifat bahan ini diantaranya water resistant dan saat ini juga ada bahan cordura yang waterproof (anti air) tapi dengan harga yang cukup mahal. Bahan cordura memiliki daya tahan cukup tinggi terhadap abrasi, rembesan air, serta goresan sehingga tidak mudah lecet.

3. Bahan Baby Ripstop

Bahan baby ripstop dikenal memiliki sifat antara lain kuat, elastis, mengkilap, serta tipe kotak-kotak tipis, tahan air, serta tahan api. Keunggulan lain dari bahan ini adalah beragam pilihan warna yang tersedia, Dari segi harga, tas dengan bahan baby ripstop bisa dibilang terjangkau.

4. Bahan Dolby

Bahan dolby terkenal dengan kualitasnya yang cukup bagus. Namun karena harganya yang lumayan mahal dan ketersediaan warna bahan terbatas maka banyak konveksi tas yang lebih memilih bahan lain namun jenis bahan mirip dengan bahan dolby. Salah satu sifat dari bahan dolby ini adalah terkesan lebih mengkilat/glossy. Memiliki pori-pori yang besar, memiliki tekstur wrinkle free, tebal, waterptoof, dan tear-resistant.

5. Bahan Kanvas

Kain kanvas adalah sejenis kain yang berserat tebal dan sangat kuat. Tas yang terbuat dari kain kanvas ini memiliki kualitas yang baik dan dapat anda gunakan untuk membawa berbagai macam barang dengan bobot yang lumayan berat. Tak heran jika tas bahan kanvas cukup populer di masa sekarang dan banyak digandrungi terutama oleh kalangan anak muda.

6. Bahan Denim

Pada masa lalu mungkin banyak orang masih menganggap bahan denim itu khusus untuk bahan pembuatan jaket dan celana. Maka di masa sekarang tas dengan bahan denim akan mudah kita temukan di pasaran dengan beragam model pilihan.

7. Bahan Kulit Sintetis

Kulit sintetis atau kulit imitasi juga banyak digunakan sebagai bahan tas ransel. Salah satu alasan banyak konsumen yang ingin membuat tas dengan bahan sintetis karena bisa menekan biaya produksi dan lebih fleksibel apabila dibandingkan dengan menggunakan kulit binatang.

Secara umum, ada 2 jenis kulit sintetis jika dilihat berdasarkan bahan kimia pembuatannya, yaitu PVC (polyvinyl chloride) dan PU (polyurethane).

8. Bahan Parasut

Tas ransel yang dibuat dari kain parasut, apabila kotor atau terkena noda, tas kain parasut lebih mudah dibersihkan dengan cara dicuci menggunakan air.

9. Bahan Mika

Tas bahan mika merupakan bahan transparan atau bening. Bahan mika juga bisa dibuat menjadi tas ransel dengan ketebalan mika yang tebal. Karena bahan mika memiliki beberapa ketebalan tergantung kebutuhan. Kebanyakan bahan mika digunakan untuk tas atau dompet kosmetik.

Itulah beberapa macam Jenis Bahan Tas Ransel yang sering digunakan untuk pembuatan tas ransel. Meski kenyataannya, di pasaran mungkin terdapat tas ransel yang terbuat dari bahan lainnya.

Silahkan Kunjungi Galeri Tas kami untuk melihat beberapa produk tas dari berbagai macam jenis bahan.

Untuk pemesanan tas dan dompet silahkan kunjungi Konveksi Tas

Share this post
  , , ,


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *